Profile photo for untan

blog untan

untan

Jakarta, Indonesia

Bukan tanpa alasan Nina ingin melanjutkan pendidikannya ke perguruan tinggi dengan sistem belajar jarak jauh berbasis online. Karena sistem ini dapat menjangkau siapapun, dimanapun, dan kapan pun. Apa itu cyber university?. Apakah di Kalimantan Barat sudah ada perguruan tinggi yang menggunakan sistem ini? Nah, seperti apa UNTAN membangun ekosistem digital menuju cyber university.

Di era yang serba digital sekarang ini dunia pendidikan khususnya pendidikan tinggi berlomba-lomba menjadikan kampus berbasis teknologi. Sudah banyak perguruan tinggi di Indonesia yang mewujudkannya. Hal itu dilakukan sekaligus untuk mewujudkan upaya perguruan tinggi tersebut untuk menyandang status “universitas kelas dunia”.

Pun perkembangan teknologi khususnya teknologi informasi mengubah cara pandang, cara kerja dan sekaligus implementasi dalam bidang pembelajaran. Seperti kita lihat munculnya istilah-istilah baru seperti eBook, e-learning, cyber university. Apa itu cyber university?.

Cyber University disiapkan untuk hadapi Revolusi Industri 4.0 - Semenjak gaung revolusi industri 4.0 menggema, saya sering mendengar dan membaca bagaimana kita harus siap menghadapi serta memanfaatkan fenomena revolusi industri 4.0.

Secara singkat, padat dan mudah-mudahan jelas saya coba merangkum revolusi industri adalah perubahan besar yang terjadi terhadap cara manusia memproduksi barang. Kalau revolusi pertama dipicu oleh mesin uap, revolusi kedua dipicu oleh ban berjalan dan listrik, revolusi ketiga dipicu oleh mesin yang bergerak, yang berpikir secara otomatis: komputer dan robot.

Revolusi industri keempat: “Internet of Things” atau IoT saat komputer-komputer yang ada di pabrik itu tersambung ke internet, saat setiap masalah yang ada di lini produksi bisa langsung diketahui langsung oleh pemilik pabrik, di manapun si pemilik berada. Wawww!.

Lalu. apa kaitannya dengan dunia pendidikan?. Eitss… makin penasaran ya? iya, iya saya lanjutkan lagi tapi sebelumnya simak dulu penjelasan dari pertanyaan Joni tadi. Apasih cyber university?

Apa itu Cyber University? Cyber university atau Perguruan Tinggi Digital adalah istilah yang digunakan oleh beberapa Perguruan Tinggi yang menyelenggarakan program online, seperti Seoul Cyber University, The Cyber University of Korea, dan Thailand Cyber University. Cyber University ​​menggunakan pembelajaran online yang bisa diakses semua orang terlepas dari keterbatasan akibat lokasi geografis, fleksibilitas, dan lainnya.

Baca juga untuk jasa Sewa Bus Semarang

Cyber university terkait dengan hal lain seperti distance learning, cyber campus, virtual university, e-education, e-classes dan bentuk kelas jarak jauh. Interaksi yang dapat diberikan tidak terbatas pada materi yang pasif (surat), tetapi juga materi yang bersifat interaktif, baik melalui surat-menyurat (email / chating), video dan telekonferensi, maupun bentuk-bentuk lain yang layaknya ada pada kegiatan universitas tradisional. Cyber University adalah salah satu kecanggihan fasilitas bagi siswa yang ingin melanjutkan ke perguruan tinggi seperti Nina, https://ludomanistudier.dk/publicering/untan-membangun-ekosistem-digital-menuju-cyber-university

Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi menyadari perlunya mengubah universitas di Indonesia jadi sekelas internasional. Untuk mendorong daya saing generasi muda Indonesia, universitas-universitas di Indonesia perlu melakukan inovasi sistem digital menuju Cyber University. Cyber Learning ini hendaknya hanya sebagai alat untuk meningkatkan kualitas pengajaran, bukan menggantikan seluruhnya. Karena pertemuan dengan dosen itu masih perlu dilakukan.

Bagaimana membangun ekosistem digital menuju Cyber University? - Cyber university memiliki metode yang sangat jauh berbeda dengan universitas tradisional dalam proses belajar maupun mengajar. Untuk itu membutuhkan motivasi yang tinggi dari para mahasiswa maupun dosen sendiri. Contohnya, ketika dosen berhalangan hadir di depan kelas seperti biasa, tapi dosen bisa mengajar via video live. Tentunya tidak ada mahasiswa di hadapan dosen tersebut dan tidak ada dosen di hadapan mahasiswa. Hal ini merupakan sebuah metode yang membutuhkan sosialisasi yang tinggi baik kepada dosen maupun mahasiswa sendiri.

Dengan kata lain modul pembelajaran harus sudah dipersiapkan jauh-jauh hari sebelum materi disampaikan. Kesemuanya itu haruslah dalam bentuk digital. Demikian halnya dengan mahasiswa, proses belajar tidak dilakukan di kelas, melainkan dimana saja dengan menggunakan perangkat teknologi yang disediakan, https://www.voguemagazin.com/souvenir
Moped photo for untan